Ella Nurlaila
09 September 2025
Shutterstock

Gejala Kista Ovarium Ini Perlu Diketahui Wanita

Selama wanita memiliki rahim, selama itu pula kista ovarium bisa terjadi kapan saja. Kista ovarium merupakan kantung berisi cairan atau padar yang terbentuk di dalam atau di atas ovarium atau rahim. Ciri-ciri kita ovarium, salah satunya bisa hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan.


Namun di sisi lain, ada pula gejala kista ovarium yang sangat bisa dirasakan bahkan bisa menimbulkan masalah yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Jika ini yang terjadi, maka kista ovarium bisa mengarah pada masalah medis yang serius. 

Baca juga: Kenali Berbagai Ciri-ciri Miom sebagai Bentuk Pencegahan Sejak Dini


Waspada, Gejala Kista Ovarium 


Kista ovarium atau sering disebut dengan istilah miom, merupakan kondisi ginekologis yang lazim terjadi pada wanita. Minimal satu waktu dalam hidupnya, setiap wanita mengalami kista ovarium. Namun yang membedakannya hanya kadar atau intensitas kista ovarium setiap wanita berbeda. 


Ada yang ringan tanpa gejala apa pun dan hilang dengan sendirinya, ada pula kista ovarium yang cukup berat dengan segala gejala yang ditimbulkan bahkan ada pula yang kondisinya cukup berat dan mengkhawatirkan.


Berikut ini ciri-ciri kista ovarium atau gejala kista ovarium yang biasanya terjadi : 


1. Nyeri panggul 

Ciri-ciri kista ovarium yang paling jelas salah satunya adalah sering mengalami nyeri di area panggul. Intensitas nyeri ini dapat bervariasi dari nyeri tajam hingga tumpul. Biasanya terjadi pada satu sisi perut bagian bawah. Nyeri dapat dirasakan terus menerus atau hilang timbul.


2. Perut kembung dan bengkak 

Kisat ovarium bisa membuat perut terasa kembung atau bengkak. Hal ini menimbulkan reaksi seperti merasa penuh atau begah, merasakan adanya tekanan di perut bagian bawah.


3. Gangguan menstruasi 

Terkadang kista ovarium memengaruhi keseimbangan hormon, sehingga bisa mengganggu siklus menstruasi setiap bulannya. Bentuk bisa bermacam-macam, seperti darah yang keluar terlalu banyak, atau sebaliknya sangat sedikit, maupun siklusnya yang tidak teratur. 


4. Nyeri saat menstruasi atau berhubungan seksual 

Salah satu ciri-ciri kista ovarium adalah nyeri saat menstruasi atau saat berhubungan seksual. Mulai dari nyeri ringan atau sekadar ketidaknyamanan saat berhubungan, maupun nyeri hebat saat menstruasi. Nyeri hebat ini bisa menjadi adanya kista besar yang menyebabkan peradangan. 


5. Sering buang air kecil 

Kista ovarium yang besar selain bikin nyeri, juga dapat menekan kandung kemis sehingga membuat sering buang air kecil. Kondisi ini tentu bikin tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-harii.


6. Sulit buang air besar 

Tidak hanya sering buang air kecil, ciri-ciri atau gejala kista ovarium yang cukup serius bisa membuat kesulitan buang air besar. Sebab kista yang menekan organ di sekitarnya dapat mengganggu fungsi pencernaan, sehingga sulit buang air besar. 


7. Gejala hormonal 

Gejala kista ovarium tidak hanya dalam bentuk rasa sakit atau gangguan siklus menstruasi, melainkan juga menimbulkan gejala hormonal seperti perubahan payudara, pertumbuhan tambut berlebih, hingga yang cukup fatal bisa memicu infertilitas. 


Penyebab Kista Ovarium 


Ada sejumlah faktor yang jadi penyebab munculnya kista di dalam maupun pada ovarium. Berikut ini penyebab kista ovarium yang perlu diketahui : 


1. Ketidakseimbangan hormon 

Hormon yang naik turun atau fluktuatif menjadi salah satu pemicu timbulnya kista ovarium. Dalam hal ini fluktuasi hormon menyebabkan munculnya kista fungsional yang terkait dengan siklus menstruasi. 


2. Endometriosis 

Mereka yang mengalami endometriosis memiliki faktor risiko untuk terjadinya kista ovarium. Sebab endometriosis terjadi ketika jaringan yang biasanya melapisi bagian dalam rahim tumbuh di luar rahim. Jika jaringan ini menempel pada ovarium, kemungkinan bisa membentuk kista. 


3. Kehamilan 

Siapa sangka kehamilan juga menjadi salah satu penyebab munculnya kista ovarium. Sebab kista dapat terbentuk pada awal kehamilan untuk membantu mempertahankan kehamilan hingga plasenta berkembang. Kondisi ini terjadi ketika folikel yang terbentuk selama ovulasi tetap berada di ovarium sepanjang kehamilan. 


4. Infeksi panggul berat 

Wanita yang mengalami infeksi panggul berat, yang ditandai dengan menyebarnya infeksi tersebut ke ovarium dan saluran tuba falopi, bisa menyebabkan kista ovarium. 


Mums, itulah ciri-ciri atau gejala kista ovarium dan faktor penyebabnya yang perlu diketahui. Waspada bila memiliki faktor risiko atau penyebab yang telah disebutkan tadi. Dan jangan abaikan jika mengalami salah satu dari ciri-ciri atau gejala kista ovarium. 


Segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosa yang tepat dan penanganan yang benar. Dengan begitu kista ovarium yang dialami bisa segera diatasi. Untuk Mums yang ingin tahu lebih jauh seputar kesehatan reproduksi, langsung saja dapatkan berbagai artikel menarik di aplikasi Teman Bumil dan dapatkan kesempatan berkonsultasi secara online di sini. 



Referensi : 

Emdicinehealth. treat-ovarian-cysts

  • # Ovarium
  • # Kista Bartolini