Ana Yuliastanti
27 Februari 2026
Shutterstock

Ramadan jadi Momen Ubah Pola Hidup Lebih Sehat

Praktisi sekaligus edukator dr. Gia Pratama, dokter dan edukator kesehatan, menyampaikan baha bulan Ramadan dapat dimaksimalkan menjadi momen yang tidak hanya memperbaiki kualitas ibadah, tetapi juga kesehatan diri, serta menumbuhkan kembali kehangatan antar anggota keluarga hingga hari Hari Raya.

dr. Gia menyampaikan hal tersebut dalam acara bincang-bincang Ramadan bertajuk 'Raih Kebaikan dan Kehangatan Ramadan’ yang diselenggarakan Frisian Flag Indonesia (FFI). Acara ini sekaligus mengajak keluarga Indonesia menjaga kesehatan selama berpuasa dengan asupan bergizi seimbang, sehat, dan aktif raih kehangatan keluarga di bulan suci ini.

Apa yang Terjadi Saat Kita Puasa?

“Selama berpuasa dan melaksanakan aktivitas yang padat di bulan Ramadan, tubuh mengalami perubahan pola makan dan istirahat. Karena itu, pemenuhan zat gizi yang seimbang dan berkualitas, serta pengaturan waktu antara aktivitas dan ibadah menjadi semakin penting. Termasuk meluangkan waktu berinteraksi dengan keluarga dan orang-orang terdekat agar tujuan Ramadan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dapat tercapai,” jelas dr. Gia.


Ia menambahkan, agar puasa dan ibadah lainnya dapat dijalankan secara optimal, asupan saat sahur dan berbuka sangat penting untuk diperhatikan. Konsumsi sumber protein dan zat gizi yang cukup dapat membantu menjaga vitalitas tubuh selama bulan suci.



Lebih lanjut dr. Gia menjelaskan, saat berpuasa, tubuh memasuki fase autofagi, proses alami di mana sel‑sel rusak dibersihkan, toksin diurai, dan tubuh membangun sel‑sel baru yang lebih sehat. Puasa bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi memberi kesempatan bagi tubuh untuk memperbaiki dirinya sendiri. Saat sahur dan berbuka, penting memberikan asupan protein yang tepat untuk mendukung kembali pertumbuhan sel-sel baik dalam tubuh.

"Selain protein dalam susu, zat gizi lainnya seperti kalsium dibutuhkan untuk menjaga fungsi otot dan tulang, sementara vitamin D membantu penyerapan kalsium sekaligus mendukung sistem imun. Kombinasi ini penting agar tubuh tidak mudah lemas dan tetap bertenaga menjalani aktivitas harian. Ia menambahkan, konsumsi makanan bergizi seimbang saat sahur membantu menjaga energi, fokus, dan daya tahan tubuh. Berolahraga ringan tetap sangat dianjurkan selama bulan puasa agar tubuh tetap bugar, metabolisme aktif, dan stamina terjaga,” lanjut dr. Gia.

Kebersamaan Ramadan ala Inul Daratista dan Adam Suseno

Dalam kesempatan yang sama, penyanyi sekaligus pengusaha Inul Daratista dan Adam Suseno, membagikan pengalaman pentingnya momen berbuka sekaligus memperhatikan asupan selama sahur dan berbuka. Kebiasaan menyiapkan makanan berbuka puasa bersama di rumah, menurut Inul, dapat menghadirkan kehangatan dalam rumah tangga.



Inul mengatakan bahwa Ramadhan selalu spesial buat dirinya dan pasangan. Ramadan bisa dijadikan momen untuk menguatkan kembali hubungan pernikahan yang sudah berjalan cukup lama. Menurut Inul, mempertahankan keharmonisan dalam keluarga itu tidak tidak mudah.

Waktu sahur dan berbuka bisa jadi waktu terbaik untuk mempererat hubungan keluarga, karena kan lebih banyak bersama. Saya dan mas Adam sering bersama-sama menyiapkan makanan untuk berbuka puasa bagi keluarga di rumah,” jelas Inul.

Adam Suseno membenarkan, bahwa momen menyiapkan makanan saat berbuka dan sahur bisa menjadi sarana bagi suami untuk mengapresiasi istri.

"Pesan saya buat ayah atau suami agar lebih memberi apresiasi kepada istri yang menyiapkan hidangan, apalagi saat Ramadan. Walaupun tidak bisa membantu masak, paling tidak membuat takjil. Sekarang tidak sulit, jadi bantu, diapresiasi, ditemani," ujarnya.

Melalui edukasi nutrisi yang berkelanjutan serta inovasi produk, Frisian Flag Indonesia terus mendorong masyarakat untuk menjadikan susu sebagai bagian dari pola makan gizi seimbang, termasuk selama Ramadan.

Senior Brand Manager PT Frisian Flag Indonesia, Claudya Delliawan, menyampaikan bahwa kebaikan susu dapat menjadi salah satu pilihan praktis untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga selama Ramadan. Melalui kampanye FRISIAN FLAG® Susu UHT “Andalan Ramadan untuk Keluarga Kuat”, FFI mengimbau masyarakat untuk melengkapi asupan sahur dengan mengonsumsi FRISIAN FLAG® Susu UHT Full Cream.

Konsumsi susu saat sahur dapat membantu meningkatkan asupan kalsium hingga empat kali lipat dan vitamin D hingga 15 kali lipat, sebagai kombinasi nutrisi yang berperan dalam menjaga tubuh tetap bertenaga selama menjalani ibadah puasa.

Kami percaya konsumsi susu secara rutin membantu melengkapi kebutuhan nutrisi harian, termasuk saat menjalani puasa. Dengan mengangkat nilai–nilai keluarga, kami ingin terus hadir dan mendukung keluarga Indonesia hidup lebih sehat dan kuat, serta hangat sejalan dengan visi kami, Nourishing Indonesia,” tutup Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui upaya mendukung keluarga Indonesia agar tetap kuat, sehat, hangat, dan produktif di bulan penuh makna ini.


  • # Puasa
  • # Nutrisi