Fitri Wulandari
14 Juni 2024
Shutterstock

Apa Boleh Mewarnai Rambut Saat Hamil? Bahayakah?

Mums, mengganti warna rambut memang dapat meningkatkan semangat baru dalam menjalani kehidupan. Namun bagaimana jika Mums sedang hamil, apakah boleh mewarnai rambut saat hamil?

Hingga kini, belum banyak ibu hamil yang mengetahui boleh atau tidaknya mewarnai rambut saat hamil. Nah, berikut hal yang perlu Mums ketahui sebelum memutuskan untuk melakukan pewarnaan rambut.

Bolehkah mewarnai rambut saat hamil?

Mewarnai rambut saat hamil umumnya dianggap aman, terutama jika Mums mengikuti beberapa panduan untuk meminimalkan potensi risikonya. Karena bahan kimia dalam pewarna rambut tidak terlalu beracun dan hanya sedikit diserap ke dalam tubuh melalui kulit kepala.

Berikut beberapa potensi risiko mewarnai rambut saat hamil:

1. Penyerapan bahan kimia

Meskipun risiko bahan kimia yang diserap ke dalam aliran darah tergolong rendah, penting untuk tetap berhati-hati terhadap produk yang digunakan. Pilihlah pewarna rambut berlabel 'bebas amonia' atau 'amonia rendah' dan hindari bahan kimia keras seperti pemutih. Karena produk bebas amonia cenderung tidak menyebabkan iritasi atau reaksi merugikan pada tubuh Mums.

2. Alergi

Kehamilan dapat membuat kulit menjadi lebih sensitif, termasuk kulit kepala, sehingga meningkatkan kemungkinan reaksi alergi terhadap pewarna rambut. Oleh karena itu, penting untuk selalu melakukan uji alergi sebelum pengaplikasian pewarna rambut. Karena dapat mendeteksi potensi sensitivitas dan menghindari komplikasi yang tidak diinginkan.

3. Ventilasi di salon

Saat mewarnai rambut di salon, pastikan ruangannya memiliki ventilasi yang baik untuk mengurangi risiko Mums menghirup zat berbahaya. Jika memungkinkan, jadwalkan janji temu dengan hairdresser saat salon sedang sepi untuk mendapatkan sirkulasi udara yang lebih baik.

Cara aman mewarnai rambut saat hamil

1. Pilih produk bebas amonia atau rendah amonia

Amonia adalah bahan umum dalam pewarna rambut yang memiliki bau menyengat dan dapat menyebabkan iritasi. Pilihlah produk bebas amonia atau rendah amonia untuk mengurangi risiko menghirup zat berbahaya dan meminimalkan potensi reaksi kulit.

2. Lakukan uji alergi

Selalu lakukan uji alergi sebelum pengaplikasian pewarna rambut. Oleskan sedikit produk pada belakang telinga atau lengan bagian dalam dan tunggu reaksinya setidaknya 48 jam. Jika Mums mengalami kemerahan, gatal atau bengkak, pertimbangkan kembali penggunaannya.

3. Pilih cat rambut semi permanen

Jika Mums khawatir terhadap bahan kimia, pertimbangkan untuk menggunakan pewarna rambut semi permanen atau highlight. Pilihan ini mengurangi kontak dengan kulit kepala dan minim penyerapan bahan kimia.

4. Hindari mewarnai rambut pada trimester pertama

Meskipun secara umum mewarnai rambut saat hamil dianggap aman, beberapa ahli menyarankan agar Mums menunggu hingga trimester kedua untuk meminimalkan potensi risiko selama tahap awal perkembangan janin.

5. Batasi waktu pemaparan

Saat mewarnai rambut di rumah maupun salon, batasi waktu pemaparan produk pada kulit kepala. Mums juga harus mengikuti rekomendasi waktu pengaplikasian yang ada dalam petunjuk produk.

6. Lindungi kulit kepala

Pertimbangkan untuk menggunakan petroleum jelly pada sepanjang garis rambut untuk mencegah pewarna bersentuhan langsung dengan kulit kepala. Lapisan perlindungan ekstra ini dapat meningkatkan perlindungan terhadap potensi iritasi.

7. Kenakan alat pelindung

Gunakan sarung tangan pelindung dan sikat aplikator saat mewarnai rambut di rumah, untuk meminimalkan kontak langsung dengan kulit. Tindakan ini membantu mencegah potensi iritasi atau sensitivitas kulit.

8. Pilih pewarna alami

Pilihlah alternatif alami seperti henna atau pewarna berbahan nabati yang umumnya aman selama kehamilan. Karena bebas bahan kimia dan menawarkan cara yang lebih lembut untuk mempercantik warna rambut, tanpa membuat kulit terkena zat berbahaya.

9. Ventilasi area

Saat mewarnai rambut, pastikan ada ventilasi yang baik ya Mums. Buka jendela atau pintu agar udara segar dapat bersirkulasi. Ventilasi yang baik adalah cara sederhana namun efektif untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman selama proses pewarnaan.

Mums, mewarnai rambut saat hamil bisa menjadi pengalaman yang aman dan menyenangkan jika Mums memperhatikan beberapa tips pencegahan. Melalui tips praktis ini, Mums dapat lebih percaya diri memiliki warna rambut yang diinginkan tanpa membahayakan diri Mums dan si kecil.

Referensi :

  • # Rambut
  • # Cat Rambut
  • # Kehamilan
  • # Ibu hamil
  • # Wanita Hamil
  • # Hamil
  • # Perawatan Rambut
  • # Perawatan rambut ibu hamil