Ana Yuliastanti
27 April 2026
Shutterstock

Keluhan yang Umum Dirasakan Ibu Hamil

Kehamilan membawa banyak perubahan pada tubuh seorang wanita sehingga menyebabkan banyak keluhan muncul pada ibu hamil, baik di awal kehamilan hingga akhir kehamilan. Hal ini normal terjadi karena merupakan respons alami tubuh yang sedang beradaptasi. 

 

Dalam studinya, Balan, R. et al. (2022) menjelaskan bahwa perubahan hormon, peningkatan volume darah, serta pertumbuhan rahim dapat memicu berbagai keluhan selama masa kehamilan. Keluhan yang muncul pun bervariasi, mulai dari kesemutan, sembelit, hingga nyeri punggung atau kaki.

 

Meski sebagian besar keluhan tergolong ringan, penting untuk mengenalinya agar bisa merespons dengan tepat. Dengan mengetahui penyebab dan cara mengatasinya, Mums dapat menjalani masa kehamilan dengan lebih nyaman sekaligus tetap menjaga kesehatan diri dan janin.

 

Keluhan yang Umum Dirasakan Ibu Hamil

Berikut beberapa keluhan yang umum dialami selama kehamilan beserta cara mengatasinya.

 

1. Kesemutan dan kebas

Kesemutan atau mati rasa sering dirasakan pada tangan, kaki, atau jari. Kondisi ini biasanya dipicu oleh retensi cairan yang menekan saraf serta perubahan sirkulasi darah selama kehamilan. Dalam studi berjudul Carpal tunnel syndrome in pregnancy (2012), pada sebagian ibu hamil, keluhan ini juga dapat berkaitan dengan sindrom carpal tunnel. 

 

Keluhan ini dapat diatasi dengan menghindari posisi tidur yang menekan tangan. Lalu gunakan bantal tambahan untuk menopang lengan. Ibu hamil juga bisa menguurangi aktivitas berulang seperti mengetik terlalu lama dan lakukan peregangan ringan pada pergelangan tangan.

2. Sembelit

Dilansir dari Teman Bumil dan Parenting (2026), sembelit merupakan salah satu keluhan yang sering dirasakan oleh ibu hamil. Peningkatan hormon progesteron membuat otot usus lebih rileks sehingga pergerakan makanan di saluran pencernaan menjadi lebih lambat. Selain itu, suplemen zat besi, kurang minum, serta tekanan rahim pada usus juga dapat memicu sembelit.

 

Untuk membantu mengatasi sembelit selama kehamilan, Mums disarankan untuk memperbanyak konsumsi makanan berserat seperti buah, sayur, dan biji-bijian. Asupan serat yang cukup dapat membantu melancarkan proses pencernaan. 

 

Selain itu, pastikan Mums minum air putih dalam jumlah yang cukup setiap hari agar sistem pencernaan bekerja lebih optimal. Melakukan aktivitas fisik ringan, seperti berjalan kaki, juga dapat membantu merangsang pergerakan usus. Tidak kalah penting, hindari kebiasaan menahan buang air besar karena hal ini dapat memperparah sembelit.

3. Diare

Sebagian ibu hamil justru mengalami diare. Kondisi ini bisa terjadi karena perubahan hormon, sensitivitas terhadap makanan tertentu, perubahan pola makan, atau infeksi ringan.

 

Untuk membantu mengatasi diare selama kehamilan, Mums perlu memperbanyak minum cairan agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Pilih juga makanan yang mudah dicerna, seperti nasi, pisang, atau sup, sehingga sistem pencernaan tidak bekerja terlalu berat. Selama diare berlangsung, sebaiknya hindari makanan pedas dan berlemak karena dapat memperparah iritasi pada saluran pencernaan. Jika diare berlangsung lebih dari 48 jam atau disertai demam, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

 

4. Jantung berdebar

Selama kehamilan, volume darah dapat meningkat sehingga jantung bekerja lebih keras untuk memasok oksigen ke tubuh dan janin. Akibatnya, Mums mungkin merasakan jantung berdebar lebih cepat dari biasanya.

 

Untuk membantu mengurangi keluhan jantung berdebar selama kehamilan, Anda sebaiknya membatasi konsumsi kafein karena dapat memicu peningkatan detak jantung. Pastikan juga Mums mendapatkan waktu istirahat yang cukup agar tubuh tidak mudah lelah.

 

Melakukan latihan pernapasan dapat membantu tubuh lebih rileks dan menstabilkan detak jantung. Selain itu, penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih yang cukup setiap hari.

 

Segera periksakan diri jika jantung berdebar disertai nyeri dada, pusing berat, atau sesak napas.

 

5. Nyeri punggung

Nyeri punggung sering terjadi karena perubahan postur tubuh dan bertambahnya berat badan selama kehamilan. Hormon relaksin juga membuat sendi dan ligamen menjadi lebih longgar sehingga otot punggung bekerja lebih keras.

 

Untuk mengatasi nyeri punggung selama kehamilan, penting untuk menjaga postur tubuh tetap tegak saat duduk maupun berdiri agar beban pada tulang belakang tidak berlebihan. Anda juga disarankan menggunakan alas kaki yang nyaman dan tidak terlalu tinggi. 

 

Saat tidur, cobalah posisi miring dengan menempatkan bantal di antara kedua kaki untuk membantu menopang tubuh. Jika nyeri muncul, kompres hangat pada area punggung dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman. Melakukan olahraga ringan atau senam hamil secara rutin juga dapat membantu menjaga kekuatan otot dan mengurangi nyeri punggung.

 

6. Kram kaki

Kram kaki biasanya muncul pada malam hari. Kondisi ini dapat dipicu oleh perubahan sirkulasi darah, kelelahan, atau kekurangan mineral seperti kalsium dan magnesium.

 

Kram kaki selama kehamilan dapat dikurangi dengan melakukan peregangan kaki sebelum tidur untuk membantu melancarkan sirkulasi darah. Jika kram terjadi, Mums dapat memijat area yang terasa kaku secara perlahan untuk membantu meredakan ketegangan otot. Konsumsi makanan yang kaya kalsium dan magnesium, seperti sayuran hijau, susu, dan kacang-kacangan, juga dapat membantu menjaga kesehatan otot. Selain itu, pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih yang cukup setiap hari.

 

7. Asam lambung naik

Selama kehamilan, hormon progesteron dapat melemahkan katup antara lambung dan kerongkongan sehingga asam lambung lebih mudah naik. Rahim yang membesar juga dapat menekan lambung, terutama setelah makan.

 

Untuk mengurangi keluhan asam lambung saat hamil, Anda disarankan makan dengan porsi kecil tetapi lebih sering agar lambung tidak terlalu penuh. Hindari makanan yang dapat memicu naiknya asam lambung seperti makanan pedas, asam, berlemak, dan gorengan. Selain itu, biasakan mengunyah makanan secara perlahan agar proses pencernaan berjalan lebih baik. Setelah makan, sebaiknya tunggu sekitar dua hingga tiga jam sebelum berbaring untuk membantu mencegah asam lambung naik.

 

8. Stretch mark

Stretch mark muncul karena kulit meregang seiring pertumbuhan janin dan perubahan tubuh. Selain peregangan kulit, faktor hormon dan genetik juga berperan dalam munculnya garis-garis ini.

 

Untuk membantu mengurangi munculnya stretch mark selama kehamilan, Mums dapat menggunakan pelembap seperti lotion atau minyak alami secara rutin agar kulit tetap lembap dan elastis. Menjaga kelembapan kulit sejak awal kehamilan juga dapat membantu kulit beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. 

 

Selain perawatan dari luar, penting juga untuk mencukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih yang cukup setiap hari serta mengonsumsi makanan yang kaya vitamin C dan vitamin E. Selain itu, usahakan untuk menjaga kenaikan berat badan tetap bertahap dan tidak terlalu cepat.

 

Mums. sebagian besar keluhan selama kehamilan dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup sederhana. Namun, jika keluhan terasa berat, berlangsung lama, atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis.

 

Selain itu, penting untuk diingat bahwa selama kehamilan Mums tidak boleh sembarangan mengonsumsi obat. Beberapa obat dapat memengaruhi perkembangan janin, sehingga perlu konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat apa pun.

 

Bagi Mums yang memerlukan informasi lengkap atau panduan mengenai kehamilan, menyusui, dan parenting, baca artikel di website Teman Bumil dan Parenting yang menyediakan informasi terpercaya dan ditulis oleh para ahli di bidangnya.

 

Sumber:

Osterman, M., Ilyas, A. M., & Matzon, J. L. (2012). Carpal tunnel syndrome in pregnancy. Orthopedic Clinics of North America, 43(4), 515–520. https://doi.org/10.1016/j.ocl.2012.07.020 

Balan, R. et al. (2022). The Main Changes in Pregnancy—Therapeutic Approach to Musculoskeletal Pain. Medicina, 58(8), 1115. https://doi.org/10.3390/medicina58081115

Teman Bumil dan Parenting. (2026). Keluhan Umum Ibu Hamil Trimester 2 dan Cara Mengatasinya. https://temanbumilparenting.com/artikel/detail/keluhan-umum-ibu-hamil-trimester-2-dan-cara-mengatasinya 

  • # Ibu hamil
  • # Kehamilan Sehat