Cara Raditya Dika Ajarkan Anak Tidak Takut Disuntik Saat Vaksin
Figur Publik, Kreator Konten, dan Pengusaha, Raditya Dika ternyata sosok yang sangat peduli sama manfaat vaksin, lho Mums! Ayah dua anak ini tidak hanya melkuakan vaksin untuk keluarga, namun juga rajin sosialisasi vaksin ke karyawan, maupun sesama stand-up komedian. Salah satu vaksin belum lama ini dilakukan adalah vaksin dengue. Vaksin dengue bermanfaat untuk mencegah penyakit demam berdarah.
“Dengue bukan penyakit yang bisa dianggap sepele. Dampaknya bisa serius, bahkan mengancam jiwa, dan bisa terjadi pada siapa saja, tidak pandang bulu. Dalam kehidupan sehari-hari, apalagi di industri kreatif, ketika satu orang sakit, efeknya bisa ke banyak hal. Pekerjaan tertunda, rencana berubah, dan orang-orang di sekitar kita juga ikut terdampak. Buat saya, melakukan upaya pencegahan itu sama dengan menjaga masa depan, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk keluarga dan tim yang bergantung pada kita. Saya melakukan vaksin agar kita bisa tetap produktif dan menjalani aktivitas dengan lebih tenang," jelas Radit.
Lebih jauh, Radit menjadikan vaksin sebagai persiapan sebelum melakukan tour, misalnya tour stand-up. "Jadi sebelum turis udah tenang tuh, biasanya memang vaksin full sih semuanya, termasuk DPD salah satunya. Apalagi di lingkungan kan sempet ada kabar ada yang kena DPD juga. Jadi lebih ke proteksi supaya pekerjaan lancar aja sih," jelasnya.
Persiapan Vaksin Anak
Radit mempertimbangkan memberikan vaksin dengue untuk semua karyawannya, setelah mengikuti sesi edukasi di acara Sinergi Aksi Perusahaan (SIAP) Lawan Dengue, di Jakarta, belum lama ini. SIAP Lawan Dengue diinisiasi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), PT Takeda Innovative Medicines, dan PT Bio Farma, didukung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), serta Perhimpunan Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia (PERDOKI).
"Sekarang sih baru kelurga, tapi karena ada acara ini sih kemungkinan sih (untuk karyawan) jadi rencana berikutnya," tandas penulis buku Koala Kumal dan Kambing Jantan.
Selain itu, Radit juga melakaukan antisipasi pencegahan dengue di tempata kerja maupun rumah dengan menerapkan 3M Plus, seperti membersihkan kantong-kantong air, yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, penyebab dengue dan juga menggunakan lotion anti gigitan nyamuk..
"Meskipun belum pernah kena dengue, tapi dari awal udah aware dan takut kena. Kalau saya sih cuma takut 2 penyakit, tipe dan DBD. Pokoknya kalau udah kena dua itu kan kayaknya kita kalau kerja kan tumbang ya. Nggak bisa ngapain-ngapain," ujar stand up komedian yang kini juga aktif di podcast.
Agar makin banyak masyarakat luas yang tahu tentang manfaat vaksin dengue, Radit yang punya follower 22,3 juta di Instagram juga kerap membagikan apa yang ia lakukan. Ia berharap mudah-mudahan ada orang lain yang juga ngerasa bahwa vaksin ini penting dan tergerak melakukannya.
Tentunya dimulai dari circle terdekat yaitu teman-teman di stand-up komedian. Salah satu persiapan kalau akan melakukan tour adalah vaksin lengkap. "Kemarin sih pas lagi ngobrol sama teman-teman, pada kaget ya, ternyata nyiapinnya segitunya. Nggak tau abis itu mereka jadi vaksin juga apa nggak, saya juga nggak paham. Tapi kan kemarin tuh percakapan di antara teman-teman stand-up, lo kalau misalnya stand-up, kalau lagi tur ngapain aja persiapannya. Ternyata ada aspek vaksin dan kesehatan yang kayaknya banyak yang missed banyak yang nggak kepikiran. Kebetulan saya orangnya senang ribet di awal daripada ribet di belakang kan, jadi ya makanya ngelakuin itu."
Persiapan Vaksin Anak
Pernikahan Raditya Dika yang menikah dengan Annisa Azizah, sudah dikaruniai 2 anak. Mereka, lanjut Radit, juga sudah menjalani vaksinasi lengkap, termasuk vaksin dengue. Sebagai informasi, di Indonesia vaksin dengue bisa diberikan mulai usia 4 tahun hingga 45 tahun.
Persiapan memberikan vaksin ke anak, menurut Radit lebih kepada agar mereka tidak takut disuntik. "Pokoknya saya hanya mengatakan, kalau misalnya disuntik, supaya kalian aman," lanjutnya.
Selain vaksin dengue, Raditya Dika dan keluarga juga rutin melakukan vaksinadi dewasa, di antaranya vaksin thyfoid untuk mencegah tipes, dan influenza setiap tahun. Pria berusia 41 tahun ini membagikan pengalamannya dirawat karena tipes.
"Jadi saya sudah vaksin tipes, tapi kebetulan juga tahun lalu itu kena tipes. Tapi kan karena sudah vaksin, dirawat cuma 3 hari. Kalau nggak vaksin kan bisa 10 hari di rumah sakit. Terus kalau nggak vaksin kan bisa sebulan kemulihan. Saya hanya butuh waktu seminggu ampai dua minggu udah oke. Jadi dokternya juga bilang untung divaksin. Tapi meskipun cuma 3 hari itu pun juga ruginya udah lumayan sih. Karena kan kerjaan batal banyak," tambahnya.
Nah, Mums, yuk ikutin jejak Raditya Dika yang sangat protektif melindungi diri dan keluarga dari penyakit menular, dengan melakukan vaksinasi lengkap. Orang dewasa pun perlu vaksin.
-
# Vaksin
-
# Vaksin Dengue
-
# Vaksin Influenza