GueSehat
02 September 2018
pixabay.com

Buah dan Sayur yang Memiliki Kadar Serat Lebih Tinggi Daripada Apel

Semua orang tentu sudah mengetahui baiknya manfaat serat untuk tubuh. Di antaranya serat membantu menjaga sistem pencernaan tetap teratur dan membuat Kamu merasa kenyang lebih lama. Bahkan, serat juga dapat menurunkan kolesterol jahat.

 

Menurut Alexandra Caspero, R.D., pakar gizi dan pangan yang mengembangkan situs info nutrisi Delish Knowledge, “Diet serat tinggi akan menurunkan risiko kanker usus besar. Sayangnya, masih banyak di antara kita yang sangat sedikit mengonsumsi buah atau sayur.”

 

Namun , bukan berarti Kamu harus mengonsumsi buah-buahan dan sayuran dalam jumlah berlebihan. Terlalu banyak serat pun tidak baik. Misalnya, hingga mencapai 50 gr serat dalam sehari. Ini justru bisa mencetuskan kembung dan diare. Jumlah yang dianjurkan adalah sekitar 30 gr buah atau sayur dalam sehari. Dan jangan lupa, imbangi asupan serat dengan kebiasaan minum setidaknya 8 gelas air putih setiap hari.  

 

Lalu, kira-kira varian buah dan sayur apa saja yang direkomendasikan untuk meningkatkan kadar serat dalam tubuh? Inilah sumber vitamin dan mineral yang memiliki lebih dari 4,4 gr serat yang terkandung dalam buah apel. (TA/AS)

Baca juga: Diet Tinggi Serat untuk Turunkan Berat Badan

2 dari 4
2 dari 4
2 dari 4
2 dari 4
2 dari 4

Pir

Satu buah pir berukuran sedang mengandung 5,5 gr serat. Buah yang sering dijuluki sebagai ‘sepupu’ apel ini juga memiliki sejumlah khasiat luar biasa, lho. Berikut di antaranya.

  • Menurunkan berat badan. Buah dengan jumlah kalori yang rendah ini akan membuatmu kenyang lebih lama.
  • Mencegah sembelit dan masalah pencernaan. Satu butir pir memenuhi sekitar 24% kebutuhan buah sehari-hari. Jadi, lengkapi menu diet harianmu dengan pir, ya.
  • Mencegah kanker. Vitamin A dan C dalam pir merupakan antioksidan yang baik untuk melawan radikal bebas dalam tubuh, sehingga dapat menurunkan risiko kanker.
  • Memerangi penyakit kardiovaskular. Pir sarat dengan mineral, seperti sodium dan kalium. Ini penting untuk meningkatkan sirkulasi darah dan menguatkan otot jantung.
  • Mengurangi risiko kolitis. Kolitis adalah penyakit berupa peradangan usus besar yang menyebabkan gejala nyeri, radang, diare, dan perdarahan anus. Usus besar meliputi area dari caecum (tempat menempel usus buntu/appendiks), kolon ascendant, kolon transversum, kolon descendent sigmoid, rektum, dan anus. Pir dengan jumlah serat yang tinggi mampu mencegah dan juga mengatasi terjadinya kolitis. "Masalah usus besar bisa disembuhkan dalam satu minggu dengan mengonsumsi ½ kg pir segar sebelum waktu makan, sebanyak tiga kali sehari. Namun, pastikan sebelum makan buah pir, Kamu telah mengupas kulitnya," jelas dr. Anju Sood, seorang pakar nutrisi dari Banglore.
  • # Buah dan sayur
  • # Nutrisi
  • # Pola Makan